"Some things are inedible, they can't even be seen or touched but strangely they have expiration dates." Kalimat itu yang tebersit di otakku ketika ada orang yang mengatakan bahwa "they fall out of love" terhadap pasangannya. Ternyata, beberapa perasaan memang memiliki tanggal kadaluarsa ya. Perasaan yang dulu membuncah sangat besar sekali, bertahun dirasa, bisa berkurang drastis dalam hitungan bulan, bahkan hari, apalagi kalau ada variabel lain yang masuk ke dalam hubungan, contohnya? Orang ketiga. Aku pernah membaca bahwa motivasi orang itu berbeda, ketika dua orang bersatu, tidak jarang hanya satu pihak yang bahagia seutuhnya, sedangkan yang lain, hanya bahagia pada saat-saat tertentu. Lalu, bagaimana bila suatu saat ternyata pasangan kita memiliki motivasi berbeda dengan kita? Bicarakan. Hubungan itu terdiri dari dua orang, dua hati, dua perasaan, dua pikiran dan dua logika. Perasaan selalu bisa diubah, kalau yang merasakan memang memiliki tangg...
Posts
Showing posts from 2018
- Get link
- X
- Other Apps
Setiap hari aku bangun dengan sesak yang sama. Berjalan sekelibat ke belakang melihat jejak yang dibangun bersama. Bukan cuma kesenangan, kepahitan, kemarahan, kekecewaan, semuanya berkumpul di jejak itu. Lalu, aku berpikir kembali dan bertanya, kenapa? Tidak ada yang bisa menjawab. Lalu, aku mulai merendahkan diriku lagi. Tidak sekali, dua kali, tetapi setiap pagi saat bangun dan setiap malam sebelum tidur. Aku dengan kebodohanku yang seharusnya tidak menerima kehadirannya sejak awal. Sejak dia ajak bercanda tentang pakaianku yang seperti bendera. Atau sejak dia dengan beraninya menyatakan perasaan di koridor dan dilihat banyak orang. Aku juga seharusnya tidak mudah percaya kalau akan ada orang yang mau menerimaku apa adanya. Ketika pada akhirnya aku hanya sebuah rencana cadangan yang sudah dipikirkan sedemikian rupa, untuk suatu hari ditinggalkan, dan dibilang pelajaran berharga.