Posts

Showing posts from 2022

Accepting

Hidup dan segala kerumitannya.. Termasuk hubungan antara satu manusia dengan yang lainnya. Betapa aneh, bagaimana kita bisa sangat tidak kompeten di hadapan seseorang, namun bagi orang lain, kita justru seperti berkat. Bagaimana kita sangat kikuk memotong wortel dan kentang di hadapan ibu mertua, namun kita sangat lihai mencincang daging dan membuat kue di hadapan orang tua sendiri. Bagaimana kita sangat bodoh berbicara di depan pak RT, namun sangat pandai berhadapan dengan teman sejawat. Namun bukankah hidup tentang menerima, menerima perspektif orang lain terhadapmu, menerima kalau kamu tidak akan pernah sempurna, dan tidak selalu berfungsi dengan baik. Mungkin beberapa orang menganggapmu seperti mesin usang yang berdebu, tetapi beberapa yang lain justru memandangmu seperti lukisan indah di pameran seni. Hidup dengan segala carut marutnya sudah cukup intens mengoyak batinmu. Sekarang cukuplah saja dengan menerima. Menerima dengan sebaik-baik prasangka dan selapang-lapangnya hati.

Rindu

Suatu ketika aku melihat salah satu campaign brand besar terkait pandemi yang mengubah hidup kita. Dikisahkan bahwa begitu banyak kesedihan dan kehilangan yang kita rasakan selama 2 tahun ini. Seketika air mataku mulai mengambang. Sudah hampir setahun ini orang tuaku, tidak hanya satu, dua-duanya, telah berpulang ke Yang Maha Kuasa akibat pandemi. Hidupku setelahnya hanya berupa kekosongan yang selalu kucoba untuk dipenuhi lagi namun selalu gagal. Kalau bukan karena Allah yang menguatkan, aku hanyalah manusia rapuh yang habiskan sisa hidup meratapi nasibnya tanpa kasih sayang orang tua. Ma, Pak, aku rindu menjadi satu-satunya anak perempuan yang dicinta. Dimasakkan makanan kesukaannya, dibuatkan pakaian yang indah, dipeluk ketika sedih. Aku ingat betapa Mama dan Bapak selalu mengkhawatirkanku, bagaimana jika aku terluka, bagaimana jika aku disakiti, bagaimana jika aku merasa tidak nyaman, dan banyak hal lainnya seolah aku adalah mutiara yang harus selalu kalian lindungi. Hidup tanpa ka...

Grief

Ada sebuah kisah tentang waktu. Betapa ia begitu berharga ketika sudah terlewati, namun sering disia-siakan ketika dijalani. Berulang kali Allah berfirman dalam Alqur'an tentang betapa meruginya manusia dalam menggunakan waktu, namun kerap kali kita lalai dan meremehkannya hingga menyesal kemudian. Saat ini sudah memasuki tahun 2022, lebih dari setahun sejak terakhir saya membuat tulisan di blog ini. Dan sejak itu, terlalu banyak perubahan terjadi dalam hidup saya. Tiap detiknya terasa begitu padat sampai saya tidak dapat membuka blog hanya untuk sekadar bersantai dan menuangkan pikiran. Dimulai dari persiapan pernikahan, kehamilan, positif Covid 19, hingga meninggalnya kedua orang tua tercinta. Semua terjadi dalam kurun waktu kurang dari setahun, yang membuat fisik dan mental saya berada dalam titik terendah seumur hidup. 'Yaa Allah, berat sekali.' sering saya ucapkan dalam hati. Terasa kian berat menjelang masa-masa persalinan. Tidak pernah terbayang di pikiran saya, akan...